Persita Tangerang secara resmi memperkenalkan jajaran pelatih dan skuad yang akan mengarungi kompetisi BRI Super League musim 2026/2027. Dalam acara peluncuran yang berlangsung di Tangerang pada Kamis, 27 Agustus 2026, manajemen Pendekar Cisadane menegaskan ambisi untuk menembus posisi delapan besar klasemen akhir.
Memasuki musim keenam di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Persita kembali mempercayakan kursi kepelatihan kepada Carlos Pena. Pelatih asal Spanyol tersebut kini memasuki musim keduanya bersama tim. Pena mengungkapkan bahwa persiapan tim telah melalui proses evaluasi mendalam setelah melihat performa sepanjang musim lalu.
"Kami telah melakukan analisis mendalam di minggu-minggu terakhir musim lalu. Selama pramusim, kami berdiskusi, menganalisis, dan memeriksa pemain. Hasil evaluasinya sangat jelas," ujar Pena saat memberikan keterangan kepada awak media.
Menurut Pena, timnya memiliki catatan konsistensi yang baik di lini pertahanan serta akurasi serangan yang tinggi selama tiga perempat musim sebelumnya. Namun, ia menyadari adanya penurunan performa menjelang akhir musim yang menjadi catatan penting untuk perbaikan. "Oleh karena itu, kami fokus mencari pemain-pemain terbaik yang cocok dengan sistem dan klub kami. Sekarang, saya sangat senang dengan para pemain yang sudah kami rekrut," tambahnya.
Terkait komposisi pemain, Presiden Persita Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, mengonfirmasi bahwa skuad saat ini dihuni oleh 28 pemain, dengan 10 di antaranya merupakan pemain asing. Meski demikian, Zaki tidak menutup kemungkinan adanya penambahan pemain sebelum bursa transfer resmi ditutup. "Masih ada satu, dua pemain lagi yang sedang kita negosiasikan. Mungkin skemanya pinjaman," kata Zaki.
Salah satu rumor yang berkembang adalah potensi kedatangan Ramon Tanque dari Persib Bandung. Mengenai hal tersebut, Zaki menegaskan bahwa keputusan akhir berada sepenuhnya di tangan tim pelatih. "Kita serahkan kepada coach Pena nanti. Kalau dia bilang butuh, ya kita usahakan," tegasnya.
Menanggapi rumor tersebut, Carlos Pena memilih untuk bersikap profesional. Ia enggan memberikan komentar spesifik mengenai pemain dari klub lain, namun menyatakan bahwa pintu untuk memperkuat skuad tetap terbuka. "Kami selalu terbuka untuk mendatangkan pemain yang bisa meningkatkan kualitas skuad. Namun, saya tidak akan berkomentar mengenai pemain lain," jelas Pena.
Selain memperkenalkan skuad, manajemen Persita juga menunjukkan komitmen profesionalisme klub. Ahmed Zaki Iskandar menyoroti pencapaian lisensi klub AFC yang berhasil diraih selama dua musim terakhir dengan status granted tanpa catatan. "Lisensi klub AFC dalam dua musim terakhir dengan status granted (tanpa catatan) menjadi bukti keseriusan manajemen membawa Persita ke arah yang akuntabel dan profesional," ungkap Zaki.
Dalam acara tersebut, Persita juga merilis jersey terbaru untuk musim 2026/2027. Jersey kandang yang diberi nama The Royal Fortress mengusung evolusi motif kulit naga dengan warna ungu gelap, emas, dan putih. Sementara jersey tandang, The Journey Beyond Home, tampil dengan warna dasar putih biru keperakan yang dipadukan dengan aksen marun dan oranye stabilo. Kedua jersey tersebut mengusung pesan tersembunyi "Bound by Loyalty, Driven by Victory" sebagai simbol semangat perjuangan tim.