
Malam dini hari tanggal 23 Agustus 2026, Signal Iduna Park akan menjadi saksi duel klasik antara Borussia Dortmund dan Bayern München dalam ajang Franz Beckenbauer Supercup 2026. Pertandingan ini menandai pertemuan kompetitif pertama kedua klub di musim 2026/2027 setelah Dortmund mengamankan tiket sebagai runner‑up Bundesliga 2025/2026, sementara Bayern masuk sebagai double winners setelah mengawinkan gelar Bundesliga dan DFB‑Pokal musim lalu.
Kedua tim datang dengan catatan berbeda: Dortmund menutup musim dengan penampilan impresif melumpuhkan Arsenal (3‑2) dan menahan imbang AS Roma (2‑2), sedangkan Bayern menorehkan lima kemenangan dari enam laga pramusim, hanya kekalahan tipis 1‑2 atas Wehen Wiesbaden pada pertandingan pembuka.
Pelatih Borussia Dortmund, Niko Kovac, menilai laga ini akan menjadi tolok ukur kesiapan tim usai masa pramusim. Ia menekankan keunggulan bermain di kandang sendiri, terutama dengan dukungan suporter yang selalu mengisi tribune. "Oleh karena itu, pertandingan ini akan menjadi indikator awal bagi kami. Kami ingin memenangkan laga ini, apalagi kami bermain di kandang sendiri. Ada trofi pertama yang diperebutkan, dan kami tentu lebih suka menyimpan trofi itu di sini," ujar Kovac, menegaskan tekad tim untuk memanfaatkan keunggulan lapangan.
Dortmund juga mendapat kabar baik dari sisi kebugaran pemain. Maximilian Beier kembali berlatih setelah masalah lutut, Waldemar Anton dipastikan siap penuh, dan Carney Chukwuemeka telah ikut sesi latihan sejak Kamis lalu. Sementara Emre Can dan Nico Schlotterbeck tetap absen karena cedera ligamen dan pergelangan kaki. Kedua pemain baru, Joey Veerman dan Giannis Konstantelias, telah menyelesaikan beberapa sesi latihan dan dinilai dalam kondisi prima, membuka peluang mereka masuk ke skuad utama.
Di sisi Bayern, pelatih asal Belgia Vincent Kompany menolak menyamakan Supercup dengan laga pembuka biasa. Ia menyebut kunjungan ke Dortmund sebagai salah satu tantangan terbesar di Jerman. "Kualitas dan kekuatan tim Dortmund sangat tinggi, tidak ada tugas yang lebih sulit di Bundesliga," kata Kompany, menyoroti pentingnya mengalahkan rival abadi di markas mereka.
Pelatih Borussia Dortmund, Niko Kovac, menilai laga ini akan menjadi tolok ukur kesiapan tim usai masa pramusim.
“Oleh karena itu, pertandingan ini akan menjadi indikator awal bagi kami. Kami ingin memenangkan laga ini, apalagi kami bermain di kandang sendiri. Ada trofi pertama yang diperebutkan, dan kami tentu lebih suka menyimpan trofi itu di sini,”
Niko Kovac — metrotvnews.com
Kesiapan skuad dan perkiraan susunan pemain
Bayern menghadapi beberapa kekosongan pada laga pembuka ini. Jamal Musiala dipastikan absen setelah dua insiden kesehatan di pramusim, serta Serge Gnabry dan Lennart Karl belum pulih sepenuhnya. Namun, kondisi Harry Kane dan Michael Olise menunjukkan perbaikan yang signifikan; keduanya sempat mencatatkan assist dan gol pada laga terakhir melawan Heidenheim. Rekrutan baru Ismael Saibari diprediksi akan mendapat menit pertama, meski pemakaian waktunya masih harus dibatasi karena pemulihan cedera.
Manuel Neuer dan Joshua Kimmich hampir pasti menduduki posisi starter, sementara Dayot Upamecano diharapkan kembali berkolaborasi dengan Jonathan Tah di lini pertahanan. Prediksi susunan pemain Borussia Dortmund (3‑4‑2‑1) mencakup Gregor Kobel, Waldemar Anton, Julian Ryerson, Jobe Bellingham, serta serangan utama bersama Konstantinos Karetsas dan Serhou Guirassy. Bayern diperkirakan akan menurunkan formasi 4‑2‑3‑1 dengan Neuer, Upamecano, Kimmich, Luis Díaz, dan Harry Kane sebagai penyerang utama.
Sejarah pertemuan kedua tim menambah berat pundaknya. Dari 140 pertandingan kompetitif sebelumnya, Bayern memimpin dengan 69 kemenangan, sementara Dortmund mencatat 34 kemenangan dan 37 hasil imbang. Di ajang Supercup, pertemuan keduanya sudah sepuluh kali, dengan Bayern mengoleksi lima gelar dan Dortmund empat. Pertemuan terakhir di Signal Iduna Park pada 2021 berakhir dengan kemenangan Bayern 3‑1, namun catatan kunjungan Bayern ke stadion itu dalam delapan kali terakhir menunjukkan mereka belum berhasil menaklukkan tuan rumah.
Di sisi Bayern, pelatih asal Belgia Vincent Kompany menolak menyamakan Supercup dengan laga pembuka biasa.
“Kualitas dan kekuatan tim Dortmund sangat tinggi, tidak ada tugas yang lebih sulit di Bundesliga,”
Vincent Kompany — metrotvnews.com
Supercup 2026 tidak hanya menjadi panggung perebutan trofi pertama musim, melainkan juga arena bagi Dortmund untuk mematahkan dominasi Bayern di Signal Iduna Park. Dengan dukungan suporter, kebugaran pemain kunci, dan strategi pelatih masing‑masing, laga ini menjanjikan persaingan sengit yang bisa menjadi indikator kuat bagi performa kedua tim di kompetisi domestik selanjutnya.
Sumber rujukan: metrotvnews.com.