AS Akui Kerahkan Senjata di Orbit, China: Setop Persiapkan Perang

Ilustrasi satelit militer milik Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat di orbit Bumi.
Sumber gambar: Wikimedia Commons.

SATUINDONESIA.Eu.Org - Jakarta - Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat untuk pertama kalinya mengonfirmasi telah mengerahkan senjata ke orbit. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap ancaman dari rival geopolitik utama, yakni China dan Rusia, yang dinilai terus memperluas kepentingan serta jejak strategis mereka di luar angkasa.

Dalam pengumuman pada Senin (14/9/2026) waktu setempat, militer AS menyatakan telah menempatkan Sebagaimana dikutip dari detikNews, “senjata kendali luar angkasa di orbit yang mampu bertahan... terhadap tindakan musuh yang mengancam”. Namun, pihak AS tidak memberikan rincian spesifik mengenai teknologi tersebut.

Laporan militer AS secara khusus menyoroti China yang dinilai "mengembangkan dan mengoperasikan kemampuan luar angkasa dan antariksa sebagai bagian dari strategi modernisasi militer". Selain itu, AS menyebut Rusia sebagai rival yang "percaya bahwa supremasi ruang angkasa akan menjadi faktor penentu dalam konflik di masa depan".

Langkah Washington ini menuai kecaman keras dari Beijing. Kementerian Luar Negeri China memperingatkan bahaya dari "persenjataan luar angkasa, mengubahnya menjadi medan perang, serta perlombaan senjata di sana".

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dalam konferensi pers pada Selasa (15/9/2026), menegaskan posisi negaranya terkait kebijakan tersebut. "Kami mendesak pihak AS untuk berhenti memperluas kemampuan militernya dan mempersiapkan perang di luar angkasa," ujar Guo.

Militerisasi ruang angkasa sendiri telah menjadi isu sejak perlombaan ruang angkasa dimulai pada tahun 1957. Sejak Uni Soviet meluncurkan satelit Sputnik, Washington dan Moskow terus menjajaki cara untuk mempersenjatai serta menghancurkan pesawat ruang angkasa lawan.

Menyiapkan ruang diskusi…
Previous Post Next Post

News