BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Kalbar Diguyur Hujan 26 Agustus 2026

Suasana jalan raya di Kubu Raya, Kalimantan Barat, saat kondisi berawan dan potensi hujan.
Suasana jalan raya di Kubu Raya, Kalimantan Barat, saat kondisi berawan dan potensi hujan.. Sumber foto: Tribunnews.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi sejumlah daerah di Provinsi Kalimantan Barat akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi cuaca dinamis ini diperkirakan bakal terasa cukup kuat terutama di kawasan bagian selatan dan timur wilayah provinsi tersebut.

Perubahan cuaca yang terjadi secara mendadak menuntut perhatian lebih dari masyarakat setempat. Berdasarkan pengamatan atmosfer, beberapa kabupaten dan kota di Kalimantan Barat berada dalam sorotan utama karena potensi turunnya air hujan menjelang sore hingga malam hari.

Wilayah pesisir dan daratan utama seperti Pontianak, Kubu Raya, serta Ketapang menjadi titik yang patut diwaspadai oleh warga. Di Kota Pontianak dan Ketapang, prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang disertai kisaran suhu udara antara 24 hingga 33 derajat Celsius serta tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi mencapai 70 sampai 95 persen.

Sementara itu, wilayah Kubu Raya diprediksi mengalami hujan ringan yang turun pada malam hari. Kondisi serupa juga membayangi Kabupaten Kapuas Hulu yang masuk dalam kategori prakiraan hujan ringan dengan suhu udara berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celsius.

Peta Sebaran Cuaca dan Imbauan Kewaspadaan

Tidak hanya kawasan selatan dan timur, variasi cuaca juga terlihat di kabupaten lain seperti Sambas yang berpotensi diguyur hujan ringan dengan tingkat kelembapan 65 hingga 90 persen. Adapun wilayah Sintang dan Melawi berada dalam transisi cuaca berawan hingga potensi turunnya hujan ringan.

Di sisi lain, kawasan Landak diperkirakan berada dalam kondisi berawan dengan potensi hujan lokal yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika secara aktif mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.

Tingkat kelembapan udara yang tinggi di berbagai wilayah tersebut dikhawatirkan dapat memicu terbentuknya genangan air serta potensi banjir lokal di area yang rentan. Langkah antisipasi dini dinilai penting guna meminimalisasi dampak ikutan dari dinamika cuaca harian ini.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk senantiasa memantau perkembangan informasi cuaca mutakhir dari instansi berwenang. Kesiapsiagaan menghadapi potensi genangan dan perubahan cuaca mendadak menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan serta kenyamanan mobilitas harian di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Sumber rujukan: Tribunnews, pontianak.tribunnews.com.

Menyiapkan ruang diskusi…
Previous Post Next Post

News