Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Lereng Taman Nasional Gunung Ciremai

Penanganan Karhutla di Gunung Ciremai

Tim gabungan dari berbagai instansi dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan lereng Taman Nasional Gunung Ciremai wilayah Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sejak Rabu (21/10) malam. Opsi pemadaman via jalur udara atau water bombing menjadi pertimbangan dalam penanganan karhutla tersebut. Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyatakan bahwa penguatan personel melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, Perhutani, petugas pemadam kebakaran, masyarakat peduli api, serta tambahan personel dari Kabupaten Majalengka dan Cirebon. [S1]

Hambatan di Lapangan

Medan yang curam dan berbatu menjadi hambatan utama petugas dalam menjangkau titik api. Vegetasi yang mengering serta embusan angin mempercepat perambatan api di kawasan tersebut. Bupati Kuningan menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengupayakan dukungan helikopter melalui metode water bombing guna menjangkau titik api yang sulit dicapai personel darat. [S1]

Dukungan Personel dan Logistik

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cirebon mengirimkan 48 personel gabungan yang berasal dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Taruna Siaga Bencana untuk membantu penanganan di lapangan. Selain personel, BPBD Kabupaten Cirebon menyiapkan peralatan pendukung berupa pompa alkon, penampungan air, toren, serta logistik. Pemerintah daerah juga menyiapkan tim medis dari puskesmas terdekat untuk memantau kesehatan petugas gabungan dan relawan. [S1]

Upaya Pemadaman Manual dan Kendala Air

Humas Masyarakat Peduli Api Silihwangi Majakuning, Asep, menjelaskan bahwa api merambat ke arah barat Blok Yanggo, Desa Cibuntu, Pasawahan. Minimnya embung penampung air, jauhnya akses mata air, kondisi medan yang terjal, serta angin kencang membuat kebakaran sulit ditangani. Relawan menggunakan cara manual seperti menggunakan ranting pohon serta membuat sekat bakar agar api tidak menyebar. [S1]


Rujukan:

Menyiapkan ruang diskusi…
Previous Post Next Post

News