Harga Emas Antam Turun Rp 30.000 jadi Rp 2,64 Juta per Gram Akhir Pekan Ini

Emas batangan Antam dan layar harga emas
Emas batangan Antam dan layar harga emas. Kredit: Wikimedia Commons (CC0). Sumber: “gold bullion bar with assay card”. Digunakan sesuai CC0 1.0; halaman sumber.

SatuIndonesia.eu.org - Jakarta - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mencatat penurunan tajam pada perdagangan akhir pekan. Berdasarkan data resmi situs Logam Mulia yang diperbarui Sabtu (5/9/2026), harga emas Antam untuk ukuran 1 gram terkoreksi sebesar Rp 30.000 menjadi Rp 2.640.000 per gram, turun dari posisi sebelumnya di Rp 2.670.000 per gram.

Koreksi harga ini berlangsung di tengah dinamika pasar logam mulia yang fluktuatif. Bagi masyarakat yang menempatkan emas sebagai instrumen penyimpan nilai, pergerakan harga akhir pekan ini menjadi acuan penting, terutama bagi mereka yang berencana membeli atau menjual kembali emas batangan dalam waktu dekat.

Penurunan tidak hanya terjadi pada harga jual, tetapi juga pada harga jual kembali atau buyback. Harga buyback emas Antam turun Rp 30.000 menjadi Rp 2.493.000 per gram dibanding hari sebelumnya. Artinya, selisih antara harga jual dan buyback untuk ukuran 1 gram tercatat sekitar Rp 147.000, yang menjadi salah satu pertimbangan bagi investor ketika menghitung potensi kerugian atau keuntungan saat likuidasi.

Rincian harga emas batangan Antam pada perdagangan ini menunjukkan koreksi yang konsisten di berbagai ukuran. Untuk 2 gram dijual Rp 5.229.000, 3 gram Rp 7.805.000, 5 gram Rp 12.975.000, dan 10 gram Rp 25.895.000. Pada ukuran lebih besar, 25 gram dihargai Rp 64.612.000, 50 gram Rp 129.145.000, dan 100 gram Rp 258.212.000. Untuk transaksi besar, 250 gram tercatat Rp 645.265.000, 500 gram Rp 1.290.320.000, dan 1.000 gram Rp 2.580.600.000.

Harga ini berlaku di Butik Emas Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta. Namun, perlu dicatat bahwa harga emas Antam di gerai penjualan lain dapat berbeda tergantung stok, permintaan lokal, dan kebijakan masing-masing outlet. Konsumen disarankan memverifikasi harga langsung di lokasi pembelian atau melalui kanal resmi sebelum melakukan transaksi.

Kontras Galeri24 dan Konteks Pajak Penghasilan

Sementara emas Antam merosot, harga emas dari Galeri24 justru bergerak berlawanan. Berdasarkan pantauan situs resmi Galeri24 pada hari yang sama, harga emas naik Rp 22.000 menjadi Rp 2.616.000 per gram, dengan harga buyback berada di Rp 2.470.000 per gram. Pola divergensi ini menunjukkan bahwa pergerakan harga emas tidak seragam di seluruh penjual ritel, meski sama-sama dipengaruhi oleh harga acuan global.

Rincian harga Galeri24 untuk ukuran lain mencakup 2 gram di Rp 5.169.000, 5 gram Rp 12.826.000, 10 gram Rp 25.584.000, dan 25 gram Rp 63.615.000. Untuk ukuran 50 gram dihargai Rp 127.128.000, 100 gram Rp 254.131.000, 250 gram Rp 633.767.000, 500 gram Rp 1.267.534.000, dan 1.000 gram Rp 2.535.068.000. Perbedaan harga antar penjual ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi konsumen yang mencari nilai terbaik untuk uang mereka.

Konteks perpajakan juga memengaruhi daya beli masyarakat terhadap emas batangan. Dalam PMK Nomor 48 Tahun 2023, konsumen akhir dibebaskan dari Pajak Penghasilan atau PPh saat membeli emas batangan. Namun, pengusaha emas wajib memungut PPh 22 sebesar 0,25 persen dari harga jual, turun dari aturan sebelumnya sebesar 0,45 persen. Kebijakan ini secara teori menambah daya tarik emas batangan sebagai instrumen investasi, karena beban pajak yang lebih ringan di tingkat pengusaha diharapkan tidak terlalu membebani harga akhir.

Meski demikian, pertanyaan tetap muncul sejauh mana penurunan tarif PPh tersebut benar-benar berdampak pada harga yang diterima konsumen. Dengan adanya selisih harga antara Antam dan Galeri24 serta koreksi yang relatif besar dalam satu hari, masyarakat perlu memahami bahwa harga emas ritel tidak hanya dipengaruhi oleh acuan global, tetapi juga oleh kebijakan penjual, kondisi pasar lokal, dan dinamika penawaran-permintaan di setiap outlet.

Bagi investor ritel, penurunan harga emas Antam sebesar Rp 30.000 per gram ini bisa dilihat dari dua sisi. Di satu sisi, koreksi harga membuka peluang bagi pembeli baru untuk masuk pada level lebih rendah. Di sisi lain, pemegang emas yang berencana menjual kembali akan menerima nilai buyback yang lebih rendah, sehingga perlu menghitung dengan cermat selisih harga jual dan beli sebelum memutuskan likuidasi.

Hingga perdagangan Sabtu (5/9/2026), harga emas Antam di Butik Emas Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, menjadi acuan resmi yang dipublikasikan melalui situs Logam Mulia. Konsumen yang ingin bertransaksi disarankan terus memantau pembaruan harga, karena pergerakan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar global dan kebijakan internal penjual.

Sumber rujukan: kumparan.com, antaranews.com, finance.detik.com, tangerang.tribunnews.com, aspek.id.

Menyiapkan ruang diskusi…
Previous Post Next Post

News