Sebuah roket Long March 7A milik China mengalami kegagalan fatal saat menjalankan misi peluncuran pada Senin, 10 Agustus. Roket yang membawa muatan yang tidak diungkapkan tersebut hancur di udara tak lama setelah meninggalkan landasan.
Peristiwa ini terjadi di Wenchang Space Launch Site. Roket tersebut mengalami kerusakan dan pecah berkeping-keping sekitar satu menit 27 detik setelah lepas landas pada pukul 08.02 EST.
Rekaman video dari siaran langsung daring menangkap detik-detik saat roket tersebut mengalami anomali dan hancur di angkasa. Hingga saat ini, media pemerintah China belum merilis informasi apa pun mengenai insiden tersebut.
Sebelumnya, pada Senin, 4 Agustus, China telah memulai rangkaian misi dengan meluncurkan roket Long March 8A yang membawa satelit SatNet LEO Group 23 dari Wenchang Space Launch Site. Selain itu, China juga merencanakan peluncuran roket Long March 12 dengan muatan yang tidak diungkapkan dari lokasi yang sama pada Minggu, 16 Agustus.
Insiden kegagalan Long March 7A ini terjadi di tengah padatnya jadwal peluncuran roket di berbagai belahan dunia sepanjang pekan tersebut, termasuk aktivitas rutin SpaceX dan peluncuran roket Electron oleh Rocket Lab pada Rabu, 6 Agustus, yang membawa misi bertajuk “The Grain Goddess Provides”.