Pelajar 14 Tahun Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurang Mangu

Suasana di area Stasiun Jurang Mangu pasca insiden kecelakaan KRL.
Sumber gambar: wartakota.tribunnews.com.

Seorang pelajar perempuan berinisial R (14) dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Jurang Mangu, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, pada Senin (10/8/2026) sore. Korban diketahui merupakan seorang pelajar di salah satu sekolah swasta di kawasan Pondok Aren.

Peristiwa duka tersebut memicu suasana haru di lokasi kejadian. Ibu korban yang tiba di stasiun setelah menerima kabar insiden tersebut tampak sangat terpukul dan tidak kuasa menahan tangis. Dalam kondisi histeris, ia sempat menanyakan keberadaan anaknya di tengah upaya petugas melakukan penanganan. "Di mana anak saya? Anak saya kenapa? Serius anak saya kenapa?" tanyanya sambil menangis.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, yang berada di lokasi kejadian berusaha menenangkan ibu korban dan memberikan pendampingan. Setelah situasi lebih tenang, pihak kepolisian memberikan kesempatan kepada ibu korban untuk melihat jenazah anaknya untuk terakhir kalinya sebelum proses evakuasi lebih lanjut.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai adanya seseorang yang ditemukan di area rel dari masyarakat dan petugas keamanan stasiun. "Saat ini kami di Stasiun Jurang Mangu , di samping Kepala Stasiun Jurang Mangu kami dapat sampaikan bahwa sebentar kami menerima informasi dari masyarakat dan dari teman-teman dari petugas keamanan di stasiun," ujar Bambang.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti korban berada di area rel tersebut. Polisi belum dapat memberikan kesimpulan akhir mengenai kronologi kejadian yang menimpa pelajar tersebut.

Dampak dari insiden ini sempat memengaruhi operasional perjalanan KRL. KAI Commuter mencatat setidaknya empat perjalanan kereta terdampak dengan keterlambatan sekitar 14 hingga 25 menit. Namun, pantauan di lokasi menunjukkan bahwa aktivitas di Stasiun Jurang Mangu telah kembali berjalan normal dan perjalanan KRL di kedua arah, baik menuju Tanah Abang maupun Rangkasbitung, terpantau lancar kembali setelah area rel dibersihkan oleh petugas.

Post a Comment

Previous Post Next Post

News