Itinerary 2 Hari di Bangkok: Wisata Kuliner hingga Seni Kreatif

Pemandangan ikonik Wat Arun di Bangkok yang menjadi destinasi wisata populer bagi wisatawan mancanegara.
Sumber gambar: idxchannel.com.

Bangkok kini semakin mudah dijangkau bagi wisatawan asal Indonesia berkat ketersediaan berbagai pilihan penerbangan langsung. Meski waktu terbatas, ibu kota Thailand ini tetap menawarkan pengalaman lengkap yang bisa dinikmati hanya dalam 48 jam.

Wisatawan dapat menyusun agenda perjalanan yang memadukan wisata budaya, kuliner, hingga eksplorasi kawasan kreatif. Tourism Authority of Thailand menyarankan untuk memulai hari pertama dengan mengunjungi destinasi ikonik di kawasan tua Bangkok. Wat Pho, Wat Arun, dan Grand Palace menjadi titik awal yang ideal untuk menikmati kekayaan arsitektur serta sejarah kota.

Setelah puas menjelajahi situs bersejarah, perjalanan dapat berlanjut ke kawasan Talat Noi dan Charoen Krung. Area ini dikenal sebagai perpaduan antara komunitas lama dengan sentuhan modern melalui galeri seni dan kafe-kafe unik. Bagi pecinta kopi, kawasan ini menawarkan destinasi seperti Sunset Coffee Roaster yang berjarak sekitar 400 meter dari MRT Hua Lamphong, atau Timo and Tintin yang menempati bangunan shophouse lima lantai.

Pengalaman serupa juga bisa ditemukan di kawasan Ari yang populer dengan budaya coffee hopping. Salah satu tempat yang direkomendasikan adalah SATI Handcraft Coffee, yang masuk dalam rute kuliner versi Tourism Authority of Thailand.

Bagi wisatawan Muslim, Bangkok menyediakan beragam opsi kuliner halal yang telah teruji kualitasnya. A’ishah Rosdee di kawasan Banglamphu menjadi salah satu destinasi legendaris yang menyajikan makanan halal sejak 1975, dengan menu andalan seperti chicken biryani dan sup buntut. Selain itu, terdapat pula Jeerapan di Siam Paragon serta kawasan Ban Krua yang memiliki lebih dari 20 pilihan kuliner halal untuk dinikmati sepanjang hari.

Dengan perencanaan rute yang tepat, wisatawan dapat memanfaatkan waktu akhir pekan secara maksimal di Bangkok tanpa harus mengorbankan kenyamanan atau melewatkan destinasi utama yang ingin dikunjungi.

Menyiapkan ruang diskusi…
Previous Post Next Post

News