Chelsea memasuki musim kompetisi Premier League 2026-27 dengan semangat baru setelah periode penuh gejolak yang melanda klub dalam beberapa tahun terakhir. Penunjukan Xabi Alonso sebagai manajer menjadi pusat dari optimisme publik Stamford Bridge, yang diharapkan mampu membawa stabilitas bagi tim yang sempat mengalami masa-masa sulit.
Alonso, yang memiliki reputasi apik dalam mengembangkan pemain muda, kini dihadapkan pada tantangan untuk mengembalikan kejayaan The Blues. Setelah sempat mengalami masa sulit di Real Madrid, pelatih asal Spanyol ini menegaskan kesiapannya untuk memulai lembaran baru. “I got a scar, now it is healed,” ujar Alonso mengenai pengalamannya di masa lalu.
Dalam upaya memperkuat skuad, manajemen klub di bawah BlueCo telah melakukan perombakan signifikan. Co-owner Behdad Eghbali sebelumnya mengakui perlunya perubahan strategi transfer dengan mendatangkan pemain yang lebih berpengalaman. Langkah ini diwujudkan dengan kehadiran pemain seperti Danny Welbeck dan Jordan Henderson, yang diharapkan mampu memberikan kontribusi baik di dalam maupun di luar lapangan.
Selain itu, Chelsea juga mendatangkan Maxence Lacroix, Morgan Rogers, dan spesialis wing-back Marco Palestra untuk menambah kedalaman taktik. Alonso sendiri menyatakan antusiasmenya terhadap potensi kerja sama antar pemain, terutama hubungan antara Cole Palmer dengan rekrutan baru. “I can see them linking really well,” ungkap Alonso.
Cole Palmer, yang sempat mengalami gangguan cedera pangkal paha musim lalu, kini dilaporkan dalam kondisi yang lebih baik setelah menjalani masa pemulihan intensif. “I got bored after six weeks,” kata Palmer saat menceritakan masa rehatnya. “I was sat in Marbella thinking: ‘I want to go back in.’”
Di sisi lain, klub masih menghadapi tantangan administratif. Chelsea baru saja menerima denda sebesar £10 juta dan sanksi transfer tertunda terkait pelanggaran aturan di era kepemilikan Roman Abramovich. Meski demikian, klub menyatakan tetap patuh pada aturan profitabilitas dan keberlanjutan Premier League untuk periode tiga tahun yang berakhir pada 2025, meskipun sempat mencatatkan kerugian sebelum pajak sebesar £262,4 juta pada musim 2024-25.
Tanpa keterlibatan di kompetisi Eropa musim ini, Chelsea kini fokus penuh pada ajang domestik. Target realistis untuk kembali ke papan atas klasemen dan kompetisi Liga Champions menjadi prioritas utama bagi Alonso dan skuadnya dalam mengarungi musim yang baru.