Andrey Santos resmi memulai babak baru dalam karier profesionalnya setelah bergabung dengan Manchester United pada bursa transfer musim panas ini. Gelandang berusia 22 tahun tersebut didatangkan dari Chelsea dengan nilai transfer mencapai 50 juta Paun untuk memperkuat sektor lini tengah tim.
Kedatangan Santos menjadi langkah strategis bagi Manchester United untuk melakukan perombakan skuad, terutama setelah kepergian Casemiro yang kontraknya telah berakhir. Santos pun menegaskan tidak merasakan tekanan berlebih meski harus menggantikan posisi pemain yang dianggap sebagai legenda tersebut.
“Casemiro bagi saya, itu seperti seorang legenda. Sekarang dia sudah pergi. Sekarang saya yang ada di sini, jadi saya merasa bahwa saya bisa berkontribusi seperti yang dilakukan Casemiro musim lalu dan saya di sini untuk melakukannya,” ungkapnya dikutip Manchester Evening News.
Selama masa pramusim, Santos telah menunjukkan performa yang menjanjikan. Ia tercatat selalu menjadi starter dalam empat pertandingan, termasuk saat Manchester United bermain imbang melawan Paris Saint-Germain. Ia diplot sebagai gelandang bertahan utama untuk memperkuat sektor yang sudah diisi oleh Bruno Fernandes, Kobbie Mainoo, dan Mason Mount.
Mengenai gaya permainannya, pemain asal Brasil ini menjelaskan preferensinya di lapangan. “Kualitas-kualitas saya, saya suka dan lebih memilih bermain lebih dalam seperti seorang pemain nomor enam. Jadi saya coba membantu rekan-rekan setim saat tanpa bola dan saat dengan bola, saya suka memecah lini-lini permainan,” tambahnya.
Selain merekrut Andrey Santos, Manchester United juga memperkuat lini tengah mereka dengan mendatangkan Youri Tielemans dari Aston Villa. Harry Maguire menyatakan keyakinannya bahwa kehadiran kedua pemain baru tersebut akan meningkatkan kualitas lini tengah Manchester United di musim mendatang.