
Penyanyi Yura Yunita menyuguhkan penampilan penuh tantangan saat memerankan tokoh Mahadewi dalam pertunjukan kolosal Pagelaran Sabang Merauke "Hikayat Srikandi Nusantara" di Indonesia Arena, kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2026) malam. Berkolaborasi dengan grup band Padi Reborn membawakan lagu "Mahadewi", aksi panggung pelantun lagu tersebut berhasil memikat perhatian ribuan penonton yang memadati arena.
Mengenakan busana adat Jawa bernuansa hijau, Yura tampil memukau melalui atraksi visual yang belum pernah ia lakukan sebelumnya. Ia melayang dari area panggung utama menuju lantai tribun paling atas sebelum akhirnya menghilang, lalu muncul kembali di atas panggung dengan menaiki properti naga berkepala tiga yang mengeluarkan asap.
Adegan menegangkan tersebut tidak hanya mengandalkan estetika tata panggung, tetapi juga menuntut manuver cepat dan ketepatan waktu yang sangat ketat di belakang layar. Untuk berpindah dari area tribun atas menuju bagian bawah panggung dalam hitungan detik, Yura harus mengendarai sepeda motor di area teknis pertunjukan.
Penggunaan teknologi panggung seperti alat hidrolik, sistem sling, serta properti naga raksasa menjadikan adegan pembawaan lagu "Mahadewi" sebagai salah satu bagian paling kompleks dalam keseluruhan gelaran. Proses perpindahan cepat tersebut diakui Yura membawa ketegangan tersendiri selama pertunjukan berlangsung.
Ketegangan yang dirasakan sang penyanyi akhirnya terbayar setelah seluruh rangkaian adegan berhasil dieksekusi dengan aman tanpa kendala teknis. Pengalaman melayang dan berpindah tempat secara kilat di tengah acara menjadi catatan baru dalam perjalanan panggung pertunjukannya.
Usai pertunjukan hari pertama, Yura membagikan pengalaman uniknya saat harus berpindah tempat secara kilat di belakang panggung.
“Dari lantai atas ke lantai bawah itu aku naik motor guys . Sumpah baru pertama kali aku di tengah-tengah show aku naik motor, jadi sudah terbang, aku naik motor,”
Yura Yunita — ANTARA News
Persiapan Matang Dibalik Layar
Keberhasilan eksekusi adegan berisiko tinggi tersebut tidak lepas dari perencanaan teknis yang telah dirancang selama berbulan-bulan oleh tim produksi. Seluruh elemen keamanan, mulai dari pengujian sistem tali pelindung hingga simulasi pergerakan alat hidrolik, dipersiapkan secara mendalam guna mengantisipasi segala kemungkinan risiko keselamatan.
Keikutsertaan Yura dalam Pagelaran Sabang Merauke 2026 merupakan tahun ketiganya terlibat dalam produksi seni pertunjukan kolosal ini. Meski dibayang-bayangi rasa deg-degan, ia menyambut positif tantangan baru yang diberikan demi menghadirkan sajian seni pertunjukan yang segar dan maksimal bagi publik.
Pertunjukan "Hikayat Srikandi Nusantara" sendiri mengangkat kisah-kisah perempuan dari berbagai cerita rakyat Nusantara. Selain Yura Yunita yang berperan sebagai Mahadewi, panggung ini turut menghadirkan Raisa sebagai Srikandi, Christine Tambunan sebagai Dayang Sumbi, Mirabeth Sonia sebagai Mandeh Rubayah, serta Pradnya Larasari yang membawakan karakter Calon Arang.
Penyanyi tersebut mengapresiasi kesiapan tim produksi yang mengutamakan standar keselamatan tinggi selama latihan hingga pentas.
“Mereka yang memikirkan safety -nya luar biasa, memikirkan semua teknisnya, dan itu teknis secepat itu enggak bisa dilakukan dalam waktu satu hari, itu persiapannya benar-benar berbulan-bulan,”
Yura Yunita — ANTARA News
Skala produksi pertunjukan yang berlangsung hingga 23 Agustus 2026 di Indonesia Arena ini melibatkan tak kurang dari 1.700 pelaku seni. Kolaborasi megah tersebut diperkuat oleh 15 penyanyi, satu grup band, 387 penari, 119 anggota paduan suara, serta 60 musisi orkestra yang memainkan 50 alat musik tradisional di bawah arahan 11 tim koreografer dan 16 desainer kostum.
Rangkaian aksi panggung yang memadukan kebudayaan tradisional dengan rekayasa teknologi panggung modern ini menegaskan komitmen para seniman Tanah Air dalam menyajikan pertunjukan berstandar tinggi. Kedisiplinan teknis dan kerja keras seluruh tim di balik layar menjadi kunci utama suksesnya pergelaran seni Nusantara tersebut.
Sumber rujukan: ANTARA News, jogja.antaranews.com.