TNI Terus Cari Sembilan Perempuan Jila yang Dibawa KKB di Papua Tengah

Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto memberikan keterangan pers terkait pencarian warga Jila di Papua Tengah.
Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto memberikan keterangan pers terkait pencarian warga Jila di Papua Tengah.. Sumber foto: ANTARA News.

Aparat Tentara Nasional Indonesia hingga saat ini masih terus mengintensifkan upaya pencarian terhadap sembilan orang perempuan asal Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Para warga sipil tersebut dilaporkan dibawa oleh kelompok kriminal bersenjata dalam sebuah insiden keamanan yang terjadi di wilayah pedalaman Papua.

Peristiwa penarikan paksa warga sipil ini bermula ketika kelompok bersenjata mendatangi kawasan tersebut pada pertengahan bulan Agustus lalu. Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto menjelaskan bahwa aparat keamanan gabungan berkomitmen penuh untuk menemukan seluruh korban yang masih berada dalam penguasaan kelompok tersebut agar dapat segera kembali berkumpul bersama keluarga mereka.

Berdasarkan keterangan dari Komandan Korem 173/PVB, peristiwa penarikan warga sipil ini berlangsung pada rentang tanggal 16 hingga 17 Agustus 2026. Pada awal kejadian, kelompok bersenjata tersebut diketahui membawa total 11 orang perempuan dari kawasan Jila.

Dalam proses pengamanan dan pengejaran yang dilakukan oleh aparat, terungkap bahwa dua dari sebelas korban sempat menjadi sasaran penembakan oleh kelompok tersebut. Akibat tindakan kekerasan itu, seorang warga yang merupakan seorang ibu dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, satu korban perempuan lainnya sempat jatuh ke dalam jurang saat berupaya menyelamatkan diri dari situasi genting tersebut. Korban yang jatuh ke jurang itu akhirnya berhasil dievakuasi oleh aparat pada Jumat, 21 Agustus, dan langsung mendapatkan perawatan medis intensif di rumah sakit di Timika.

Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto menegaskan komitmen aparat keamanan dalam menangani kasus ini dengan menyatakan

“Kami terus berupaya mencari agar dapat memulangkan mereka dan kembali ke tengah keluarganya”

Brigjen TNI Vivin Alivianto — ANTARA News

Upaya Pemulihan Keamanan dan Bantuan Pangan

Selain melakukan operasi pencarian intensif, jajaran Korem 173/PVB juga memfokuskan langkah-langkah strategis guna memulihkan situasi keamanan secara menyeluruh di wilayah Distrik Jila. Stabilitas keamanan menjadi prioritas utama agar aktivitas masyarakat setempat tidak terus-menerus berada dalam bayang-bayang ketakutan.

Dampak dari insiden ini membuat warga setempat, terutama para petani, merasa ketakutan untuk pergi bekerja ke kebun. Untuk mengatasi potensi krisis pangan akibat lumpuhnya aktivitas berkebun, TNI mengambil langkah proaktif dengan menggandeng pemerintah daerah setempat guna menyalurkan bantuan makanan bagi warga yang terdampak.

Berdasarkan analisis teritorial yang dilakukan oleh aparat, kelompok bersenjata yang membawa warga sipil tersebut diduga berasal dari Kodap III Ndugama. Jarak antara lokasi kejadian dengan basis kelompok tersebut diperkirakan memerlukan waktu perjalanan sekitar dua hari dengan berjalan kaki melintasi medan pedalaman yang berat.

Mengenai nasib para korban yang sempat mengalami insiden di lapangan, Brigjen TNI Vivin Alivianto menyampaikan perkembangan evakuasi dengan menjelaskan

“Sedangkan seorang lainnya jatuh ke jurang, namun Jumat (21/8) sudah dievakuasi dan dirawat di rumah sakit Timika”

Brigjen TNI Vivin Alivianto — ANTARA News

Operasi pencarian ini terus dikoordinasikan dengan berbagai unsur terkait di Papua Tengah guna memastikan keselamatan para korban yang tersisa. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan berharap situasi di Distrik Jila dapat segera kondusif dan seluruh warga yang dibawa kelompok bersenjata dapat dikembalikan dalam keadaan selamat.

Sumber rujukan: ANTARA News, papua.antaranews.com.

Menyiapkan ruang diskusi…
Previous Post Next Post

News