Tim Anderson, pemain shortstop yang dikenal sebagai dua kali MLB All-Star dan mantan juara batting, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia bisbol profesional. Keputusan ini diambil setelah ia menjalani karier selama 10 musim di Major League Baseball (MLB) sejak 2016 hingga 2025.
Dalam sebuah panggilan melalui Zoom kepada awak media pada Senin (10/8/2026), Anderson mengungkapkan bahwa dunia bisbol profesional tidak lagi memberikan kebahagiaan baginya. Ia mengakui bahwa selama beberapa tahun terakhir, ia berjuang keras untuk mempertahankan performa fisiknya namun merasa tubuhnya tidak lagi merespons dengan baik.
“I want to be open as I can, but the game [brought] a lot of pain, a lot of great moments,” ujar Anderson saat menjelaskan alasan di balik keputusannya. Ia menambahkan, “But just throughout playing, it definitely was a lot of dark moments. And it just got to a point where I couldn't enjoy it. ... I still love the game; it just brought too much pain for me. So going back to play is not for me right now in life.”
Pemain berusia 33 tahun ini terakhir kali tampil di lapangan MLB untuk Los Angeles Angels pada 25 Mei 2025. Sepanjang kariernya, Anderson mencatatkan rata-rata batting sebesar .276 dengan 98 home run, 350 RBI, dan 122 stolen bases dalam 991 pertandingan. Ia juga pernah meraih penghargaan Silver Slugger pada tahun 2020.
Anderson memulai karier profesionalnya sebagai pilihan ke-17 dalam draf MLB 2013 bersama Chicago White Sox, tim yang ia bela selama delapan musim pertama. Ia sempat memimpin liga dalam rata-rata batting dengan angka .335 pada tahun 2019 dan terpilih sebagai All-Star pada 2021 serta 2022. Anderson menegaskan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan oleh Chicago White Sox di awal kariernya.
“I am definitely happy for my moments,” ungkap Anderson. “But I get sad talking about it because that's the first team that gave me my opportunity. It took a chance on me.”
Sebagai bentuk penghormatan, Chicago White Sox dijadwalkan akan memberikan tribut khusus bagi Anderson sebelum pertandingan pada 17 September mendatang. Tim tersebut juga akan mengenakan seragam Nike City Connect “Southside” sebagai bagian dari perayaan karier sang pemain yang pernah membawa mereka menjuarai AL Central pada 2021.