Pesawat Tempur Sukhoi Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan.
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan.. Sumber foto: lh3.googleusercontent.com.

Sebuah insiden melibatkan pesawat tempur jenis Sukhoi terjadi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (24/8). Pesawat tersebut dilaporkan tergelincir dari landasan pacu, menyita perhatian publik yang melintas di sekitar area bandara.

Keberadaan pesawat di ujung landasan pacu, yang tampak berada cukup dekat dengan pagar pembatas dan Jalan Poros Makassar-Maros, seketika menjadi pusat perhatian. Sejumlah pengendara yang melintas bahkan sempat merekam momen tersebut hingga memicu beredarnya visual peristiwa di media sosial.

Pihak pengelola bandara membenarkan adanya peristiwa tersebut di kawasan landasan pacu sisi barat atau dikenal dengan Runway 13. Meski posisi pesawat sempat berada di luar jalur operasional utama, manajemen bandara memastikan bahwa kondisi tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas udara secara keseluruhan.

Menyikapi insiden yang terjadi, otoritas pengelola bandara memastikan bahwa seluruh aktivitas penerbangan tetap berlangsung normal menggunakan jalur alternatif. Pengaturan lalu lintas udara dialihkan ke landasan pacu yang lain guna memastikan keamanan dan kelancaran jadwal operasional bagi maskapai maupun penumpang di bandara tersebut.

PGS Branch Communication & CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia, Taufan Yudhistira, memberikan konfirmasi resmi mengenai insiden yang menimpa pesawat tempur tersebut dengan menyatakan:

“Kami sampaikan bahwa memang terjadi hal tersebut”

Taufan Yudhistira — kumparan.com

Manajemen Operasional Pasca-Insiden

Terkait detail penyebab maupun kronologi tergelincirnya pesawat tempur tersebut, pihak pengelola bandara belum memberikan keterangan lebih lanjut. Fokus saat ini tetap pada pemeliharaan arus penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin melalui jalur yang tersedia.

Upaya konfirmasi lebih mendalam telah dilakukan kepada pihak terkait di Lanud Hasanuddin, namun hingga saat ini belum terdapat keterangan resmi dari otoritas militer mengenai kondisi detail pesawat maupun penyebab teknis yang memicu insiden tersebut.

Mengenai dampaknya terhadap jadwal keberangkatan dan kedatangan penumpang di bandara, Taufan Yudhistira menjelaskan langkah mitigasi yang diambil oleh pihak pengelola:

“Tetap berjalan lancar dan operasional penerbangan menggunakan landasan pacu sisi utara-selatan ( runway 03-21),”

Taufan Yudhistira — kumparan.com

Hingga saat ini, belum ada informasi lebih rinci mengenai dampak material maupun kondisi kru pesawat. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang karena pihak otoritas bandara menyatakan bahwa operasional penerbangan umum tidak mengalami hambatan berarti pasca-kejadian di landasan sisi barat tersebut.

Sumber rujukan: kumparan.com.

Menyiapkan ruang diskusi…
Previous Post Next Post

News