PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP), perusahaan yang merupakan unit bisnis di bawah naungan Universitas Gadjah Mada (UGM), kini resmi memasuki tahap penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO). Langkah ini dilakukan sebagai upaya perusahaan dalam mengomersialisasikan hasil riset serta inovasi menjadi produk industri yang bernilai ekonomi.
Berdasarkan prospektus yang dirilis, perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 323 juta saham baru dengan nilai nominal Rp20 per saham. Jumlah tersebut setara dengan maksimal 30,30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah proses IPO selesai.
Dalam tahap bookbuilding atau penawaran awal yang berlangsung pada 24 hingga 27 Agustus 2026, calon investor dapat mencermati kisaran harga yang ditawarkan, yakni Rp130 hingga Rp140 per saham. Dengan rentang harga tersebut, perseroan berpotensi menghimpun dana maksimal hingga Rp45,22 miliar.
Mengenai penggunaan dana hasil IPO, manajemen telah menetapkan alokasi strategis untuk mendukung operasional dan pengembangan bisnis. “Ringkasan Berita: Saham SWAP milik PT Swayasa Prakarsa Tbk, unit bisnis UGM, memasuki tahap e-IPO dengan penawaran awal Rp130–Rp140 per saham. Perseroan menawarkan maksimal 323 juta saham baru dan berpotensi meraih dana IPO hingga Rp45,22 miliar. Penawaran awal berlangsung 24–27 Agustus 2026, dengan saham SWAP dijadwalkan listing di BEI pada 10 September 2026,” demikian dikutip dari laporan ringkasan berita terkait proses e-IPO perseroan.
Secara rinci, dana yang diperoleh akan digunakan untuk modal kerja sebesar Rp15,8 miliar, belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp12,2 miliar, serta pembayaran utang sebesar Rp12 miliar. PT Swayasa Prakarsa Tbk sendiri berada di bawah kendali PT Gama Multi Usaha Mandiri (Gama Multi Group) sebagai pemegang saham pengendali.
Setelah masa penawaran awal berakhir pada 27 Agustus 2026, tahapan selanjutnya yang dijadwalkan adalah penetapan tanggal efektif pada 31 Agustus 2026. Masa penawaran umum perdana saham kemudian akan berlangsung pada 2 hingga 8 September 2026, diikuti dengan proses penjatahan pada 8 September 2026.
Distribusi saham serta pengembalian uang pemesanan dijadwalkan dilakukan pada 9 September 2026. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, saham SWAP dijadwalkan untuk mulai mencatatkan diri atau listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 September 2026.