Dunia sepak bola internasional sedang berduka setelah bintang sepak bola Portugal, Quevin Castro, meninggal dunia pada usia 25 tahun. Insiden tragis ini terjadi pada larut malam tanggal 22 Agustus saat ia sedang bertanding di lapangan.
Peristiwa tersebut berlangsung di stadion Estadio das Seixas dalam pertandingan antara Real Massama dan Estrela da Amadora. Sekitar 10 menit setelah kick-off, Castro yang berposisi sebagai gelandang tengah tiba-tiba pingsan di lapangan, yang mengejutkan rekan-rekan setim serta penonton yang hadir.
Tim medis dari kedua klub dan petugas medis darurat segera memberikan bantuan darurat di lokasi kejadian dengan menggunakan AED untuk melakukan resusitasi jantung paru. Pemain yang diketahui pernah menjalani uji coba di Arsenal dan Chelsea tersebut kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, dokter tidak dapat menyelamatkan nyawanya.
Klub Estrela da Amadora menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian pemain kelahiran 2001 tersebut: "Kami menyampaikan belasungkawa terdalam atas meninggalnya Quevin Castro secara mendadak. Di masa duka ini, Estrela da Amadora menyampaikan belasungkawa yang paling tulus kepada keluarga dan orang-orang terkasih Castro, serta kepada manajemen dan para pemain Real Massama. Beristirahatlah dengan tenang, Quevin."
Quevin Castro merupakan pemain yang menimba ilmu di Akademi Sporting CP, akademi yang sama yang menghasilkan Cristiano Ronaldo. Sebelum meninggal dunia, ia sempat bermain untuk West Bromwich Albion di Championship hingga tahun 2023. Kepergiannya kembali menyoroti risiko kesehatan kardiovaskular bagi atlet profesional. Statistik tahun 2017 mencatat 89 atlet profesional meninggal dunia saat berlatih atau berkompetisi, dengan 59 kasus di antaranya disebabkan oleh masalah kardiovaskular.