
Ligue 1+ mengumumkan bahwa platform streaming resmi Ligue 1 Prancis akan menyiarkan seluruh sembilan pertandingan tiap pekan kompetisi musim 2026-2027, yang dimulai pada Jumat, 21 Agustus 2026. Penyiaran mencakup semua klub papan atas, termasuk laga pembuka antara Olympique de Marseille melawan RC Strasbourg.
Sebagai pemegang hak siar eksklusif, Ligue 1+ menawarkan beragam paket berlangganan—Paket Pemuda, Paket Bulanan, hingga Paket Seluler—yang dapat diakses melalui aplikasi serta terintegrasi dengan portal olahraga L'Équipe, memudahkan penonton menonton di berbagai perangkat.
Layanan streaming menekankan kualitas siaran 4K dengan komentar berbahasa Prancis, serta fitur interaktif seperti statistik real‑time dan sorotan taktik. Penawaran paket Pemuda menargetkan penonton berusia 12‑25 tahun dengan tarif lebih terjangkau, sementara Paket Bulanan memberi kebebasan menonton tanpa batas selama satu bulan kalender. Paket Seluler dirancang untuk pengguna yang mengakses lewat smartphone dengan alokasi bandwidth khusus.
Integrasi dengan L'Équipe memungkinkan pelanggan Ligue 1+ mengakses artikel analisis, klasemen, dan wawancara eksklusif tanpa beralih aplikasi. Model berlangganan fleksibel ini diharapkan memperluas basis penonton, terutama di kalangan generasi digital yang mengutamakan konsumsi konten on‑demand. Menurut data internal Ligue 1+, penjualan paket Pemuda pada musim sebelumnya meningkat 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain penyiaran pertandingan, platform berencana menambah konten tambahan seperti rangkaian highlight, dokumenter klub, dan program edukasi sepak bola. Upaya ini selaras dengan strategi Ligue 1+ untuk menambah nilai bagi pelanggan dan mempertahankan posisi sebagai penyedia utama hak siar Ligue 1 di pasar kompetitif streaming olahraga.
Cazadieu menuturkan pengalaman tim Ligue 1+ pada Trophée des Champions tahun lalu.
“Tahun lalu, semua orang bermain sesuai aturan. Untuk PSG , kami berada di ruang ganti mereka di Lens saat Trophée des Champions, kami berada di bangku cadangan Paris sebelum pertandingan dalam waktu yang cukup lama bersama Luis Enrique,”
Jérôme Cazadieu — pdiperjuanganbali.id
Negosiasi Konten Eksklusif PSG
Di samping hak siar, Ligue 1+ sedang mengintensifkan pembicaraan dengan Paris Saint-Germain (PSG) untuk memperoleh akses belakang layar yang lebih luas. Direktur Editorial Ligue 1+, Jérôme Cazadieu, menjelaskan bahwa klub juara bertahan tetap menjadi magnet utama bagi pemirsa.
Cazadieu menuturkan pengalaman tim Ligue 1+ pada Trophée des Champions tahun lalu. "Tahun lalu, semua orang bermain sesuai aturan. Untuk PSG , kami berada di ruang ganti mereka di Lens saat Trophée des Champions, kami berada di bangku cadangan Paris sebelum pertandingan dalam waktu yang cukup lama bersama Luis Enrique," katanya.
Negosiasi tersebut mencakup produksi konten sinematik, rekaman latihan, serta wawancara eksklusif dengan pemain dan pelatih yang dapat dipublikasikan melalui platform. Cazadieu menambahkan bahwa permintaan akan konten eksklusif PSG meningkat seiring dengan jadwal kompetisi yang padat, mengharuskan penyedia layanan menyesuaikan hak akses. Menurut Cazadieu, pembicaraan masih berlangsung dan klub akan tetap menjadi prioritas Ligue 1+ musim ini. "Kami masih dalam diskusi. (…) Kami akan membutuhkan PSG musim ini seperti halnya semua klub lain," ujarnya.
Liga Prancis mengandalkan popularitas PSG untuk menarik sponsor dan meningkatkan nilai siaran. Jika kesepakatan tercapai, penonton diproyeksikan dapat menyaksikan sisi tak terlihat dari persiapan tim, memperkaya narasi kompetisi sekaligus menambah daya tarik bagi pelanggan baru dan lama.
Menurut Cazadieu, pembicaraan masih berlangsung dan klub akan tetap menjadi prioritas Ligue 1+ musim ini.
“Kami masih dalam diskusi. (…) Kami akan membutuhkan PSG musim ini seperti halnya semua klub lain,”
Jérôme Cazadieu — pdiperjuanganbali.id
Ligue 1+ berharap strategi gabungan penyiaran penuh dan konten eksklusif akan meningkatkan engagement penonton serta memperkuat posisi platform di era digital. Dengan musim 2026-2027 yang baru dimulai, langkah ini menjadi uji coba nyata bagi model bisnis streaming olahraga yang mengedepankan variasi layanan dan kolaborasi klub elit.
Sumber rujukan: pdiperjuanganbali.id.