Karoline Leavitt, pejabat pers jenderal Donald Trump sejak 2025, mengundang kembali jabannya pada 13 Agustus 2026. Alasannya adalah kebutuhan waktu, energi, dan perhatian untuk menjadi ibu dua anak, seperti yang dinyatakan dalam postingan media sosialnya.
Trump mengakui penyerahan Leavitt melalui Truth Social dengan penghargaan. Saya memahami dan menghargai keputusan ini, kata Trump. Ia juga menyatakan Leavitt akan menjadi konselor luar biasa terdepan serta membantu pemerataan pemilu 2026.
Leavitt dikenal dengan gaya komunikasi tajam dan kritikan media. Karirnya di bawah Trump mencerminkan dinamika unik antara Presiden yang berdekatan dengan media dan pejabat yang harus menegaskan kebenaran di tengah konflik. Penyerahan ini juga menjadi simbol keseimbangan antara karir dan kehidupan pribadi.
Sebagai pejabat muda, Leavitt menjadi simbol ketangguhan dalam menghadapi tekanan dari berbagai pihak. Namun, penyerahan ini mengandung pesan tentang prioritas keluarga. Trump mengejar Leavitt sebagai konselor yang akan membantu partai Republik, meski jabatannya telah dikembalikan.
Leavitt mengungkapkan bahwa keputusan ini tidak mudah. Saya tidak bisa menjadi ibu yang saya minta untuk dua anak saya sambil tetap memenuhi kebutuhan waktu yang sangat intensif dari jabatan ini, ia tulis. Penyerahan terjadi beberapa minggu setelah balik ke Kerja Besar setelah masa lahir kedua anaknya, Viviana, pada 1 Mei 2026.
Reputasi Leavitt sebagai pejabat yang tidak mudah disesuaikan dengan narasi media telah menjadi bagian dari identitasnya. Di tengah dinamika Trump yang sering berubah-ubah kebijakan, Leavitt menjadi simbol ketangguhan. Namun, penyerahan ini juga menegaskan bahwa keputusan individu tetap menjadi prioritas utama, terutama dalam konteks kebutuhan keluarga yang tak bisa diabaikan.
Mengutip CNN, “constant time, energy, and attention,”