
Perjalanan dari Santa Cruz do Sul menuju Porto Alegre telah menjadi rutinitas bagi puluhan pendukung setia klub sepak bola Internacional di wilayah tersebut. Dengan mengenakan jersey kebanggaan, para suporter ini rutin menempuh perjalanan darat menuju Stadion Beira-Rio setiap kali tim kesayangan mereka menggelar pertandingan penting di ibu kota negara bagian Rio Grande do Sul.
Pada Kamis, 27 Agustus 2026, antusiasme tersebut kembali terlihat saat Consulado Colorado Santa Cruz mengorganisir ekskursi bagi para penggemarnya. Kali ini, mereka berangkat untuk menyaksikan secara langsung Gre-Nal 453, sebuah laga klasik yang menjadi partai pertama babak perempat final Copa do Brasil antara Internacional dan Grêmio.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Beira-Rio ini bukan sekadar laga biasa, melainkan pertaruhan besar di kompetisi Copa do Brasil. Hasil dari pertemuan pertama ini akan sangat menentukan sebelum kedua tim bertemu kembali pada pekan depan di Stadion Arena untuk laga putaran kedua.
Di balik keberangkatan massal ini, terdapat manajemen organisasi yang kompleks. Pengelolaan ekskursi ini melibatkan pengelompokan suporter dengan berbagai profil dan ekspektasi yang berbeda-beda, namun tetap disatukan oleh satu tujuan utama, yakni memberikan dukungan langsung bagi Internacional di tribun stadion.
Ruben Antônio Haas Neto, salah satu organisator ekskursi, menjelaskan tantangan dalam mengelola berbagai karakter suporter selama dua dekade terakhir.
“Kawan, sudah hampir 20 tahun kami menjalankan fungsi organisasi ekskursi ini. Dan itu tidak mudah, bukan? Menyatukan semua kelompok. Ada orang-orang yang ramai, ada yang lebih tenang, dan kami harus membaginya, selalu begitu”
Ruben Antônio Haas Neto — gaz.com.br
Pengalaman mengelola perjalanan suporter ini telah terakumulasi selama hampir dua dekade. Bagi penyelenggara, tantangan terbesar bukan hanya terletak pada urusan transportasi, tetapi juga dalam menyatukan berbagai karakter pendukung agar perjalanan tetap kondusif.
Selain sebagai bentuk dukungan, program ekskursi ini memiliki dimensi sosial yang signifikan. Inisiatif ini membuka akses bagi para penggemar dengan kemampuan ekonomi rendah untuk bisa merasakan atmosfer stadion Beira-Rio secara langsung, yang mungkin sulit mereka capai jika harus berangkat secara mandiri.
Ia juga menekankan dampak sosial dari perjalanan ini bagi para suporter yang kurang mampu.
“Ini adalah pekerjaan yang telah kami kembangkan selama bertahun-tahun. Kami telah memperkenalkan Beira-Rio kepada banyak orang, orang-orang yang memiliki daya beli lebih rendah, sehingga mereka juga bisa mengenal Beira-Rio”
Ruben Antônio Haas Neto — gaz.com.br
Tekanan Besar di Tengah Krisis Liga
Pertemuan Gre-Nal kali ini terjadi di tengah situasi sulit yang dialami kedua klub di kompetisi Campeonato Brasileiro. Baik Internacional maupun Grêmio tengah berjuang menjauhi zona degradasi dengan perolehan poin yang identik, yakni 25 poin, yang hanya terpaut satu angka dari zona merah.
Secara klasemen, Grêmio saat ini berada di posisi ke-15, sedikit lebih unggul dari Internacional karena jumlah kemenangan yang lebih banyak. Dalam kondisi krisis performa di liga, Copa do Brasil dipandang sebagai peluang bagi kedua klub untuk mendapatkan momentum kebangkitan dan memberikan napas lega bagi manajemen serta para pemain.
Bagi para pendukung dari Santa Cruz do Sul, perjalanan menuju Porto Alegre adalah cara mengubah gairah terhadap klub menjadi pengalaman nyata. Meskipun tekanan kompetisi sangat tinggi bagi Internacional dan Grêmio, misi utama para suporter ini tetap sederhana: hadir di sisi tim kesayangan mereka dan mengukir kenangan baru dalam sejarah rivalitas terbesar di Rio Grande do Sul.
Sumber rujukan: gaz.com.br, www.gaz.com.br.