India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Pilih Uji Coba Lawan Brasil

Pemain tim nasional sepak bola India saat berada di lapangan.
Sumber gambar: ANTARA News Riau.

Tim nasional India secara resmi memutuskan untuk mundur dari keikutsertaan dalam turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Indonesia. Keputusan ini diambil oleh Federasi Sepak Bola India (AIFF) untuk memprioritaskan agenda pertandingan persahabatan melawan tim nasional Brasil yang akan digelar di Kolkata.

Ketua AIFF, Kalyan Chaubey, menjelaskan bahwa laga melawan juara dunia lima kali tersebut merupakan kesempatan langka bagi para pemain India. Menurutnya, pertandingan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi promosi olahraga sepak bola di seluruh negeri.

“Kami tidak dapat berpartisipasi di FIFA ASEAN Cup karena komitmen kami dengan Federasi Sepak Bola Brasil,” ujar Chaubey terkait alasan utama pembatalan tersebut. Ia menambahkan bahwa laga ini dipandang sebagai momentum sekali seumur hidup bagi skuad berjuluk Blue Tigers.

Selain faktor gengsi melawan Brasil, Chaubey menyebut adanya kendala teknis terkait batasan jumlah pertandingan yang dapat dimainkan selama periode jeda internasional FIFA. “Ada masalah teknis juga karena dalam periode tersebut hanya empat pertandingan yang bisa dimainkan. Kami telah memberi tahu FIFA dan para pejabat memahami alasan kami terpaksa mengambil keputusan ini,” tambahnya.

Sebelum memutuskan mundur, India tergabung dalam Grup A bersama tuan rumah Indonesia, Malaysia, dan Singapura. AIFF menilai bahwa menghadapi Brasil jauh lebih bermanfaat bagi perkembangan tim dibandingkan harus sering bertemu dengan lawan yang sama di kawasan Asia Tenggara. “Melawan Brasil mungkin merupakan kesempatan sekali seumur hidup bagi para pemain India. Ini adalah sesuatu yang dapat mempromosikan olahraga ini di seluruh negeri kami,” tegas Chaubey.

Di sisi lain, mundurnya India terjadi di tengah dinamika politik sepak bola internasional. FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri dikabarkan tengah berada dalam pusaran konflik antara FIFA dengan beberapa konfederasi seperti UEFA, AFC, dan CONCACAF. Meskipun sejumlah negara ASEAN seperti Indonesia, Filipina, dan Timor Leste menyatakan tetap mendukung FIFA, situasi ini menciptakan tantangan tersendiri bagi penyelenggaraan turnamen.

Terkait pembatalan partisipasi di turnamen yang akan dimulai pada 24 September mendatang, AIFF menyatakan tetap menghormati ajang tersebut. “ASEAN Cup merupakan kompetisi penting dan mendapat banyak perhatian. Kami akan kehilangan kesempatan untuk tampil di sana, tetapi kami akan memanfaatkan jeda internasional FIFA ini sebaik mungkin,” ungkap Chaubey.

Ia juga menegaskan rencana timnya untuk memaksimalkan agenda FIFA Matchday dengan mencari lawan tanding berkualitas lainnya. “Kami bisa memainkan dua pertandingan persahabatan tambahan melawan lawan-lawan berkualitas, tim yang memiliki peringkat jauh lebih tinggi daripada India. Kami bisa belajar banyak dari pertandingan-pertandingan sulit seperti itu,” pungkasnya.

Ruang Publik

Komentar Pembaca

Sampaikan pandangan secara santun, relevan, dan bertanggung jawab.

Memuat ruang diskusi…
Previous Post Next Post

News