Manchester United dan AC Milan menggelar pertandingan uji coba di Polandia pada 15 Agustus 2026. Laga ini menjadi sorotan karena mempertemukan dua tim besar dengan dinamika taktis yang menarik perhatian para penggemar sepak bola.
Manchester United membuka keunggulan lebih dulu melalui aksi Harry Maguire pada menit ke-3. Memanfaatkan sepak pojok dari Bruno Fernandes, Maguire sukses menyundul bola ke gawang lawan. Namun, AC Milan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-37. Berawal dari kehilangan bola Bruno Fernandes di area pertahanan sendiri, Goncalo Ramos mengirimkan umpan silang yang diselesaikan dengan tenang oleh Chukwueze.
Memasuki babak kedua, Manchester United kembali memimpin. Pada menit ke-46, Dorgu mencetak gol setelah memanfaatkan kesalahan operan dari pemain AC Milan, Terracciano. Keunggulan tersebut tidak bertahan lama. AC Milan membalas melalui gol Cisse dari jarak dekat setelah menerima umpan dari Chukwueze, membuat skor kembali imbang.
Pertandingan ini juga diwarnai dengan kegagalan penalti. Pada menit ke-43, Manchester United mendapatkan hadiah penalti setelah De Winter dianggap melanggar Tielemans di kotak terlarang. Namun, Bruno Fernandes gagal mengeksekusi penalti tersebut. Ini menjadi kali kedua secara beruntun bagi sang kapten gagal dalam tugasnya di laga persahabatan.
Terkait susunan pemain dan strategi, terdapat sorotan terhadap pendekatan yang diambil oleh pelatih. Laporan menyebutkan: "Danh sách xuất phát của MU Nhưng chắc chắn MU sẽ không áp dụng sơ đồ 3 trung vệ bảo thủ đến cực đoan đã làm nên".
Dalam laga ini, Manchester United menurunkan skuad yang terdiri dari Lammens, Mazraoui, Maguire, Heaven, Shaw, Tielemans, Andrey Santos, Fernandes, Amad Diallo, Dorgu, dan Cunha. Sementara itu, AC Milan diperkuat oleh Torriani, Terracciano, De Winter, Pavlović, Chukwueze, Jashari, Musah, Estupiñán, Loftus-Cheek, Cissè, dan Ramos.
Mengutip Bongda24h, “. Danh sách xuất phát của MU Nhưng chắc chắn MU sẽ không áp dụng sơ đồ 3 trung vệ bảo thủ đến cực đoan đã làm nên”