Penyaluran Bantuan Presiden
Presiden Prabowo Subianto telah menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp200 miliar untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel). Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyatakan bahwa bantuan tersebut disalurkan dalam dua tahap langsung ke pemerintah provinsi dan sejumlah kabupaten/kota. Penyaluran ini dilakukan dengan melihat status kedaruratan penanganan karhutla di daerah. [S1]
Rincian Tahap Pertama dan Kedua
Pada tahap pertama, Banpres sebesar Rp100 miliar telah disalurkan kepada Provinsi Sumsel dan empat kabupaten, yaitu Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Ogan Ilir. Selanjutnya, tahap kedua sebesar Rp100 miliar disalurkan kepada 10 kabupaten/kota, yakni Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ulu, Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kota Palembang, Ogan Komering Ulu Selatan, Musi Rawas, Empat Lawang, Kota Prabumulih, dan Lahat. [S1]
Penggunaan dan Sumber Tambahan
Pemerintah daerah diminta menggunakan dana tersebut secara transparan dan akuntabel serta memastikan penyerapan berkaitan langsung dengan penanganan karhutla. Menteri Kehutanan menyebutkan bahwa Banpres ini merupakan dukungan tambahan di luar dana siap pakai BNPB, anggaran Kementerian Kehutanan untuk operasi modifikasi cuaca dan water bombing, serta di luar anggaran yang bersumber dari APBD. Pemerintah pusat dan daerah diharapkan terus bersinergi untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya tersebut. [S1]
Rujukan:
- [S1] Prabowo Salurkan Rp200 Miliar untuk Tangani Karhutla di Sumsel (2026-10-26)