Kondisi Cuaca Ekstrem di Kalimantan Selatan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan hujan deras yang mulai turun membuat sejumlah wilayah di Banjar, Kalimantan Selatan, terdampak cuaca ekstrem. Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyatakan bahwa wilayah Kalimantan Selatan membutuhkan penanganan serius karena menghadapi bencana banjir dan kebakaran hutan serta lahan secara bersamaan. [S1]
Dampak Karhutla dan Banjir di Kalsel
Berton menyampaikan bahwa data BNPB menunjukkan terdapat 75 hektare lahan yang masih mengalami karhutla di Kalimantan Selatan. Selain karhutla, wilayah tersebut juga dilanda banjir. Di Kabupaten Banjar, tercatat ada 175 orang yang terdampak oleh cuaca ekstrem tersebut. [S1]
Angin Puting Beliung di Kabupaten Banjar
Selain banjir, angin puting beliung disertai hujan lebat akibat cuaca ekstrem juga melanda sejumlah desa di Kabupaten Banjar. Daerah yang terdampak meliputi Desa Sungai Alat di Kecamatan Astambul, serta Desa Sungai Rangas Hambuku, Desa Sungai Rangas Ulu, Desa Sungai Batang Ilir, dan Desa Penggalaman di Kecamatan Martapura Barat. [S1]
Kerusakan dan Penanganan Bencana di Banjar
Akibat peristiwa angin puting beliung tersebut, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dan terjadi pohon tumbang. Berdasarkan catatan BNPB, kurang lebih 35 kepala keluarga terdampak. Menyikapi hal tersebut, BPBD Kabupaten Banjar melakukan asesmen, berkoordinasi dengan pemerintah setempat, serta menyiapkan penyaluran bantuan logistik. [S1]
Kejadian Banjir di Wilayah Sumatra
Bukan hanya di Kalimantan, banjir juga tercatat terjadi di beberapa daerah di Sumatra. Wilayah yang terdampak meliputi Subulussalam di Aceh, Labuhanbatu di Sumatera Utara, Asahan di Sumatera Utara, dan Deli Serdang di Sumatera Utara. BNPB memberikan imbauan kepada pemerintah untuk mengantisipasi serta mewaspadai potensi bahaya dari hidrometeorologi basah ini. [S1]
Rujukan:
- [S1] Selain Karhutla, Kini Daerah di Kalsel Dilanda Banjir-Puting Beliung (2026-10-29)