Skandal Match Fixing Guncang Laos di ASEAN Championship 2026

Pemain tim nasional sepak bola Laos saat berlaga dalam ajang ASEAN Championship 2026.
Sumber gambar: Bolasport.com.

Dunia sepak bola regional tengah diguncang kabar mengejutkan terkait dugaan pengaturan skor yang melibatkan tim nasional Laos dalam ajang ASEAN Championship 2026. Federasi Sepak Bola Laos (LFF) secara resmi telah mengambil langkah tegas dengan melaporkan temuan kejanggalan tersebut kepada pihak kepolisian untuk dilakukan investigasi mendalam.

Tim berjuluk Lan Xang tersebut dipastikan tersingkir dari kompetisi setelah menelan kekalahan dalam empat pertandingan fase Grup B. Catatan menunjukkan Laos menderita kekalahan telak, yakni 0-5 dari Thailand, 0-4 dari Malaysia, 1-4 dari Filipina, serta 2-7 dari Myanmar.

Dugaan keterlibatan pemain dalam praktik match fixing ini mencuat setelah laporan dari media Malaysia, SNE Sports, mengungkap adanya surat resmi dari LFF kepada pihak berwenang. Surat tersebut secara spesifik menyoroti integritas dari empat pertandingan fase grup yang berlangsung pada tanggal 25 Juli, 28 Juli, 1 Agustus, dan 4 Agustus 2026.

LFF merujuk pada hukum yang berlaku di Laos mengenai pelanggaran dalam kasus olahraga untuk mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas situasi tersebut, termasuk potensi keterlibatan pemain dalam upaya manipulasi hasil pertandingan. "Langkah ini diambil di tengah sorotan yang kian meningkat terhadap integritas sejumlah pertandingan yang melibatkan tim nasional Laos , termasuk laga melawan Malaysia ," tulis SNE Sports.

Hingga saat ini, proses investigasi oleh pihak berwajib masih terus berlangsung. Kasus ini menjadi perhatian serius bagi otoritas sepak bola regional mengingat dampaknya yang dapat mencederai sportivitas dalam kompetisi ASEAN Championship.

Menyiapkan ruang diskusi…
Previous Post Next Post

News